Daging iga sapi atau rib merupakan daging sapi yang berasal dari daging di sekitar tulang iga atau tulang rusuk. Bagian daging ini termasuk dari delapan bagian utama daging sapi yang umum dikonsumsi.
Seluruh bagian daging iga ini bisa terdiri dari beberapa iga, mulai dari iga ke 6 sampai dengan iga ke 12. Untuk potongan daging iga yang akan dikonsumsi bisa terdiri dari 2 sampai dengan 7 tulang iga.
Iga sapi yang dijual di pasar tradisional biasanya berbentuk utuh. Iga juga memiliki dua jenis yaitu iga bagian atas (back ribs) dan juga iga bagian bawah (short ribs).Short ribs menjadi salah satu potongan iga yang populer, terutama diolah menjadi barbekyu. Hal ini dikarenakan iga jenis ini berdaging lebih tebal. Short ribs juga sering diolah menjadi sup seperti sup konro dan juga semur.

- English Cut: Potongan tradisional di mana daging dipotong sejajar mengikuti arah tulang rusuk. Biasanya berbentuk kotak tebal dengan satu bilah tulang di bawahnya. Cocok untuk hidangan rebusan (slow cooking).
- Flanken Cut (LA Galbi): Potongan melintang memotong tulang rusuk secara tipis. Dalam satu lembaran daging, Anda akan melihat 3–4 potongan tulang kecil berbentuk lonjong. Potongan ini sangat populer untuk hidangan Korean BBQ (Galbi) karena tipis dan cepat matang saat dipanggang.
- Slow Cooking (Braising/Rebus Tradisional): Dimasak dengan api kecil dalam waktu lama (beberapa jam) menggunakan cairan. Metode ini akan melelehkan lemak dan kolagennya, membuat daging menjadi sangat empuk (fall-off-the-bone). Sangat cocok untuk hidangan Sop Iga, Konro, Semur Iga, atau Braised Beef Ribs gaya Barat.
- Grilling / Panggang (Khusus Potongan Tipis): Jika Anda menggunakan potongan jenis Flanken/LA Galbi, daging cukup dimarinasi lalu dipanggang sebentar di atas kisi panggangan panas. Lemak yang meleleh saat dipanggang akan memberikan aroma smokey yang luar biasa gurih.
